Kriminal Sulawesi

VIDEO: Petugas Dishub di Bulukumba Dikeroyok Rombongan Pengantar Jenazah

BULUKUMBA, SULSEL – Saat bertugas mengatur lalu lintas, seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Bulukumba, Sulawesi Selatan dikeroyok dan dia berusaha menangkis pukulan dari rombongan pengantar jenazah. Video penganiayaan itu viral di media sosial.

Di rekaman video yang viral, tampak seorang petugas dalam kondisi dikerumuni sejumlah pelaku. Tak lama kemudian, petugas tersebut mulai dipukuli benda diduga rotan oleh seorang pelaku.

Selain itu, petugas Dishub tersebut dipukul dengan tangan kosong oleh para pria yang sejak awal mengerumuninya. Sang petugas terlihat tersebut berusaha menghindar dengan berjalan mundur perlahan, namun para pelaku mengikuti sembari terus memukul.

BACA JUGA: Penyemprotan Disinfektan Massal, Pemkot Makassar Bakal Libatkan Lantamal VI

“Wee, weee,” terdengar teriakan yang disertai suara histeris wanita dalam video berdurasi 25 detik tersebut.

Kepala Dishub Bulukumba Haerul angkat bicara seputar aksi pengeroyokan anak buahnya tersebut.

Haerul mengungkapkan para pelaku yang mengeroyok anggotanya ialah rombongan pengantar jenazah. Dia menyebut insiden itu terjadi sekitar pukul 13.00 Wita di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Bulukumba.

“Anak Dishub ini sementara melakukan pengaturan lalu lintas di perempatan, ini pasti ada kemacetan. Pengantar jenazah ini tidak mengerti, dikiranya dihalangi,” terang Haerul saat dimintai konfirmasi, Senin (22/6/2020).

Akibat pengeroyokan itu, petugas yang tak disebutkan namanya itu mengalami sejumlah luka dan dilarikan ke rumah sakit.

“Sudah ada di rumah sakit sekarang, sementara menjalani perawatan. Ada banyak luka-lukanya,” terang Haerul.

Haerul mengaku telah melaporkan rombongan pengantar jenazah yang mengeroyok salah satu petugasnya. Pihak korban berharap pelaku segera ditangkap.

BACA JUGA: Setubuhi Anak di Bawah Umur Sampai Hamil, Pria di Luwu Utara Terancam 5 Tahun Penjara

“Makanya sudah dilaporkan ke pihak polisi ini,” kata Haerul.

Tindakan pelaku itu dinilai tidak dapat ditolerir. Jika dibiarkan begitu saja, menurut Haerul, insiden yang sama bisa terulang dan menimpa siapa saja.

“Mudah-mudahan pihak polisi bisa tindaki itu,” katanya.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana Putra, membenarkan mengenai laporan tersebut.

“Sudah melapor di Polsek Ujung Bulu,” kata Berry.

(detik)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler Minggu Ini

To Top