Sulteng

Astaga, Kades di Buol Dihajar Warga Karena Tegur Salat Idul Fitri di Masjid

Ilustrasi

BUOL, SULTENG – Kepala Desa Lripubogu, Kecamatan Gadung Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah dihajar warga gara-gara melarang pelaksanaan salat Idul Fitri di sebuah masjid. Aksi pengeroyokan ini terekam dalam video berdurasi 2.19 menit.

Kepala Bagian Penerangan Umum, Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyebut penganiayaan terjadi karena ada seorang provokator yang memancing suasana.

“Kejadiannya pagi tadi sekira pukul 08.00 WIA,” kata dia dalam keterangan tertulis, Minggu (24/5/2020).

Saat itu, jelas Ramadhan, kedatangan camat, kepala desa dan petugas percepatan penanganan Covid-19 di Masjid Al-Nikmat hanya ingin mengajak berdialog dengan warga yang ikut salat Idul Fitri di masjid.

BACA JUGA: 8 Pasien Positif Corona di Buol Sembuh, Salah Satunya Bocah 10 Tahun

Warga yang hadir diingatkan untuk mengikuti imbauan dari pemerintah. Tiba-tiba ada seorang warga merespons dengan nada tinggi. Bahkan, sampai terlibat baku hantam dengan orang yang menegurnya.

Saat itulah warga lainnya mulai terprovokasi. Mereka turut mengeroyok seseorang yang belakangan diketahui kepala desa setempat.

Saat itu, salah seorang menegur jemaah agar mematuhi anjuran pemerintah terkait pelaksaan salat di rumah masing-masing. Tapi, perkataan itu direspons negatif.

BACA JUGA: Kabupaten Buol Alami Lonjakan Kasus Positif Covid-19, Apa Penyebabnya?

Keributan tersebut juga menyebabkan anggota Linmas mengalami luka parah di bagian wajah.

“Sekarang sudah dirujuk ke Rumah sakit Buol,” ucap Kombes Ahmad Ramadhan.

Ramadhan menerangkan, 17 orang pelaku penganiayaan kini telah ditangkap. Saat ini kasus tersbut tengah ditangani Polsek Bunobogu.

“Sudah kami amankan pelakunya. Situasi saat ini sudah terkendali,” ujar dia.

(liputan6)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler Minggu Ini

To Top