Sulteng

Ratusan Mahasiswa Sulteng di Jogja Gelar Aksi Hentikan Pengerukan Danau Poso

Aksi yang digelar mahasiswa asal sulteng di Yogyakarta

 

SULAWESION,YOGYAKARTA – – Ratusan mahasiswa asal Sulawesi Tengah di Yogyakarta yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Sulawesi Tengah, gelar aksi menolak privatisasi Danau Poso.

Aksi damai yang digelar di 0 KM, Minggu (22/12/2019) ini sebagai keprihatinan para mahasiswa akan Danau Poso.

Dalam spanduk dan orasinya, para mahasiswa mengatakan, Danau Poso adalah danau purba di Dunia yang memiliki keaneka ragaman hayati, dibuktikan dengan beragam endemic Danau Poso, antara lain Sidat dan ikan jenis Marmorata.

Mahasiswa saat longmarch

Menurut mahasiswa dalam rilis yang diterima Sulawesion, keaneka ragaman hayati tersebut terancam dengan hadirnya PT Poso Energy yang akan melakukan pengerukan sungai Danau Poso.

Pengerukan sepanjang 12 Kilo Meter sedalam 2-4 meter dan lebar 40 meter tersebut guna menambah debit air untuk turbin PLTA Poso.

Para mahasiswa khawatir, jika dilakukan pengerukan, selain merusak ekosistem biota di sungai dan danau, sumber air minum dan irigasi yang penting bagi ribuan orang di Poso akan hilang.

Reklamasi ini juga akan menghilangkan tradisi Mosango yang selama ini dilakukan secara tradisional oleh warga secara turun-temurun.

“Pengerukan ini akan berdampak pada mata pencaharian di sektor Wayamasapi yang menangkap ikan dengan teknik pagar bambu. Ini semua akan dibongkar,” tukas Koordinator Aksi, Andi Azis.

Para mahasiswa mendesak pemerintah melakukan pengkajian lebih dampak ekologis yang dilakukan LIPI. Mereka mendesak menghentikan pengerukan Sungai Danau Poso dan Reklamasi Kompodongi yang mengancam ekologi dan tradisi Danau Poso. Para mahasiswa juga menolak privatisasi Sungai Danau Poso oleh PT Poso Energy.

Editor: DiBa

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top