Sultra

Mandikan Pasien Sambil Raba-raba, Dukun Cabul di Butur Diamankan

SULAWESION.COM, BUTON UTARA – Laode Marali (61) warga Desa Damai Laborona, Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara ditangkap oleh Satuan Kepolisian Sektor Bonegunu Sabtu (28/09/2019) atas Tindak Pidana pencabulan yang dilakukannya terhadap seorang wanita Witia Sari (19) tetangganya sendiri.

Sesuai dengan laporan Polisi  Nomor : LP/ 19/ IX /2019/SULTRA/RES MUNA/ SEK Bonegunu , tanggal 27  September 2019, Laode Marali yang sempat melarikan diri cukup lama, ditangkap di Kediaman kerabatnya, Di desa Labunti Kabupaten Muna.

Kapolsek Bonegunu, IPDA Sunarton saat dikonfirmasi via telpon seluler menerangkan, pada Desember 2018 lalu bertempat di Desa Damai Laborona, Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara telah terjadi Tindak Pidana Pencabulan yang dilakukan oleh Laode Marali.

“Saat itu Laode Marali menelpon suami Witia bernama Risto akan memandikan mereka. Lalu pasangan suami istri itu  datang, beberapa saat kemudian Laode Marali terlebih dahulu menyuruh Witia memakai sarung kemudian mengajak kekamar mandi untuk dimandikan,” ungkap Narton.

“Setelah tiba dalam kamar mandi pria paruhbaya itu memaksa korban membuka sarung lalu meremas payudara serta meraba kemaluan korban dengan menggunakan tangan. Atas kejadian tersebut Witia merasa keberatan dan melaporkannya kepada pihak Kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut,”ungkap Narton.

Lanjut kata Narton, Pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi yang ada ditempat kejadian yaitu Risto yang merupakan Suami dari Witia dan Nurdila.

“sebelumnya Korban Witia sudah mengadukan kejadian yang dialaminya pada Januari 2019, lalu dilakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi dilapangan. Setelah itu kami naikkan statusnya ke penyidikan,”terangnya.

Pelaku dikenai Pasal 289 subs pasal 290 ayat 1 KUHP Pindana dengan ancaman hukuman 7 Tahun penjara. (Argiyan)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top