Sultra

Polda Sultra Musnahkan Sabu Senilai Miliaran Rupiah

Shabu yang dimusnahkan polda sultra
SULAWESION.COM,SULTRA– Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara gelar pemusnahan barang-bukti sabu di halaman Kantor Ditresnarkoba Polda Sultra, Kamis (10/10/2019).
Pemusnahan ini dibuka oleh Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Satria Adhy Permana  SIK M.Hum, Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt SIK MSi,  dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Kendari, BNNP Sultra, Granat Sultra, Kejaksaan Negeri Kendari, BPOM dan OJK Sultra.

“Dalam pemusnahan ini merupakan langkah meningkatkan sinergitas antar aparat penegak hukum untuk sama-sama memberantas narkoba,” ungkap Kombes Pol Satria.

Pemusnahan ini turut dihadirkan 2 (dua) orang tersangka yaitu inisial HR dengan peran sebagai kurir, ER sebagai banking yang membantu transaksi keuangan jaringan narkoba, sedangkan calon tersangka dengan inisial YR yang berperan sebagai bandar akan ditetapkan menyusul kemudian.

Modus operandi yang digunakan yakni bandar dengan inisal YR memasukkan sabu dari luar Sultra yaitu jaringan Kalimantan Utara-Sulsel kemudian ia menugaskan HR untuk berperan sebagai kurir untuk menerima shabu dari bandar di Sulsel kemudian membawanya ke Kota Kendari melalui pelabuhan Bajoe.

Untuk mengaburkan pola kerja jaringan ini maka bandar YR dalam melakukan transaksi menggunakan jasa perbankkan dengan cara meminjam rekening ER sebagai rekening penampungan kemudian dipindahkan lagi ke rekening lain.

“Tersangka HR ini ditangkap di pelabuhan Bajoe ketika yang bersangkutan membawa 1 (satu) bungkus sabu ke Sultra sebanyak 1.013 gram,” ungkap Direktur Reserse Narkoba dikutip di tribratapoldasultra.com.

Ia menambahkan perbuatan yang dilakukan oleh HR dan ‘’YR’’ ini merupakan yang kedua kalinya. Jadi total barang yang disita untuk jaringan ini sebanyak = 1.863 gram (satu kilo delapan ratus enam puluh tiga) gram bruto.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan tersebut, mereka dijerat pasal 132 ayat (1) jo pasal 114 ayat (1) undang – undang republik indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup, paling singkat 5 tahun.

“Hukumannya paling lama 20 tahun dan denda paling banyak 10 milyar,” pungkasnya.

(SB)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top