Sultra

Siap Maju Lagi di Pilkada Butur, Abu Hasan: Difitnah Tetap Tenang, Dihianati Saya Tetap Sabar

BUTON UTARA, SULTRA Pilkada serentak yang akan digelar pada Desember 2020 mendatang di sejumlah daerah di Indonesia tak terkecuali Kabupaten Buton Utara (Butur), sudah semakin dekat. Berbagai kesiapan pun telah direncanakan oleh para kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan berkompetisi.

Salah satunya, Ketua DPD PDI-P Provinsi Sultra, Abu Hasan, yang kini masih menjabat sebagai Bupati Kabupaten Buton Utara periode 2016 – 2021, kembali akan mencalonkan diri.

Saat ditemui sulawesion.com, Abu Hasan menyatakan kesiapannya dalam menghadapi Pilkada serentak Desember 2020 mendatang, antara lain kesiapan secara mental, sosial dan politik.

BACA JUGA: Dinilai Tidak Ada Pembangunan yang Signifikan, Abu Hasan: Biarkan Masyarakat yang Menjawab

Baginya, dirinya harus lebih fokus dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi Pilkada yang berperadaban, yang bernilai, bernorma dan bersopan santun antara konsestasi yang satu dengan yang lain.

“Saya mempersiapkan mental sekuat-kuatnya, misalnya jika ada fitnah saya tetap tenang dan tidak bereaksi, dihianati saya tetap sabar, kalau saya dilecehkan lewat media sosial saya biarkan saja. Itu butuh persiapan, tidak semua orang bisa melakukannya,”jelas Abu Hasan.

Disinggung masalah saling menghujat yang dianggap seperti hilangnya etika politik di media sosial dalam menghadapi Pilkada Desember mendatang, Abu Hasan menghimbau kepada pendukungnya untuk melalukan dua hal, yakni sabar dan hanya fokus pada pemilihan agar mendapatkan kemenangan.

BACA JUGA: Laode Aca: Golkar Butur Hanya Mengusung Aswadi Adam Bukan Figur Lain

“Yang bagus adalah, masing-masing timsus dan kandidiat menawarkan konsep serta gagasan kepada rakyat akan dibawa kemana Butur dalam lima tahun ke depan,”lanjutnya.

Semoga Pilkada nanti tercipta suasana aman dan kondusif, serta menghasilkan pemimpin daerah yang bisa membangun Buton Utara di masa yang akan datang.

“Membangun Butur ini bukan hanya secara tafsial fisik tetapi kita harus bangun peradaban dalam arti fisik, sosial budaya, mental spritual secara komperensif,”imbuhnya.

(Giyan)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler Minggu Ini

To Top