Sultra

Tuntut PT Masempo Dalle Hentikan Aktifitas Tambang, JANGKAR dan FORKOM-P3D Gelar Unjuk Rasa

KENDARI, SULTRA – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Demokrasi Rakyat (JANGKAR) Sultra dan Forum Komunikasi Pemuda Pelajar Pembela Demokrasi (FORKOM-P3D) menggelar aksi unjuk rasa (unras) di depan Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (04/09/2020).

Massa aksi yang tergabung dalam gerakan tersebut menuntut agar PT. Masempo Dalle yang melakukan aktifitas pertambangan di blog Marombo Kabupaten Konawe Utara dihentikan.

“PT. Massempo Dalle dalam melakukan aktifitas pertambangan di wilayah kawasan hutan melanggar UU nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan karena diduga tidak memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH),” tegas Rasidin selaku kordinator lapangan dalam orasinya.

BACA JUGA: Kondisi Wagub Sultra Membaik Usai Dinyatakan Positif Corona

“Status PT.Massempo Dalle sampai hari ini tidak memiliki izin pinjam pakai kawasan hutan sudah sangat jelas melanggar undang undang kehutanan” tuturnya.

Sementara itu, Yassir selaku Kepala Bidang Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Sultra, membenarkan bahwa sampai hari ini PT.Masempo Dalle sama sekali tidak mengantongi IPPKH.

“Kita buka-bukaan saja, bahwa sampai hari ini PT.Masempo Dalle tidak memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH),”imbuhnya.

“Pihak Dinas Kehutanan siap memberikan surat pernyataan sebagai bukti bahwa PT. Masempo Dalle betul tidak memiliki IPPKH,”lanjutnya.

BACA JUGA: Wali Kota Kendari Teken MOU Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel

Massa aksi selanjutnya bergerak menuju Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sultra.

Di depan Kantor ESDM, orator lain, Fahmi mengatakan, pihak ESDM harus bertindak tegas untuk segera menghentikan aktifitas pertambangan yang dilakukan PT.Masempo Dalle.

“Ini sudah bukti nyata bahwa PT.Masempo Dalle adalah perusahaan ilegal dengan tidak Adanya IPPKH”Tukasnya.

Berdasarkan pantauan jurnalis sulawesion.com di lapangan, massa aksi tidak bertemu dengan pihak ESDM karena dibubarkan sekelompok yang diduga preman.

Atas nama keluarga besar JANGKAR Sultra dan FORKOM-P3D menyatakan sikap akan mempressure kasus PT. Masempo Dalle sampai tuntas dan mendesak kepada institusi Kepolisian agar lebih memperketat pengawalan,” tutup salah satu orator.

(Asfar)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler Minggu Ini

To Top