Sulut

Diduga E2L-Mantap Terganjal Laporkan ke Mendagri, Gubernur Sulut Bantah Hambat Pelantikan

SULAWESION.COM – Pendukung Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Talaud Elly Engelbert Lasut-Moktar Arude Parapaga (E2L-Mantap) protes atas penundaan pelantikan yang seyogianya digelar Senin (22/07/2019). Sementara, Gubernur Sulut Olly Dondokambey membantah menghambat pelantikan tersebut.

Kecurigaan adanya ‘permainan’ diungkap pendukung E2L-Mantap. Seperti diungkap Ketua Garda Pemuda Nasdem Kabupaten Minahasa Utara William Luntungan yang tidak habis pikir pemerintah lebih memilih menunjuk Plh Bupati Talaud, dibandingkan melantik Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Menurutnya tidak ada alasan pelantikan ditunda. Apalagi hanya persoalan administrasi. Kalau toh masalah administrasi, kenapa tidak segera dilengkapi. “Ini sudah enam bulan setelah Pilkada koq nda lantik-lantik? Kan biro hukum Pemprov Sulut kan hebat-hebat masa nda selesai-selesai urus masalah administrasinya?,” katanya dikutip jejakpublik.com.

Dengan diulur-ulurnya waktu pelantikan E2L-Mantap, masyarakat Talaud lanjut Luntungan menilai ada muatan politis dari ketidakjelasan pelantikan.

Dalam aksi damai tersebut juga terlihat putri Elly Lasut,  Hillary Brigitta Lasut yang dikenal sebagai anggota DPR RI terpilih dari NasDem. “Kedatangan kami sebagai Masyarakat Talaud hanya ingin mencari kepastian, kapan pelantikan E2L-Mantap,” kata Hillary Brigitta Lasut.

Menariknya, Hillary mengungkap  hasil konsultasi Asisten 1 Setdaprov Sulut dan Biro Pemerintahan. Terungkap, ada laporan masuk kemendagri yang menjadi factor terbaru keterlambatan penundaan. Laporan tersebut diadukan 17 orang ke Kemendagri.

Namun Hillary tak merinci soal laporan 17 orang tersebut. Ia menyatakan   fakta hukum baru notabene sudah keluar dan lahir sebelum E2L Mantap terpilih.

Hillary menambahkan tetap berpegang putusan hukum incraht bukan tafsiran. “Kita ada di negara hukum oleh karena itu putusan pengadilan incraht lewat putusan MK, PTUN dan MA, itu kita pegang,” katanya dikutip seputarsulutnews.com.

Ketua Tim Pemenangan E2L-Mantap, Engel Tatibi sangat berharap ada kejelasan dari Gubernur.“ Penuh kerendahan hati kami masyarakat Talaud minta kejelasan , kenapa E2L-Mantap belum dilantik. Sebab mengikuti jadwal pelantikan dilakukan tanggal 21 Juli 2019,” tegas Tatibi.

Asisten I Pemprov Edison Humiang, Kesbang Pol mecky Onobala, Karo Pemerintahan Jemmy Kumendong dan Kepala Satpol PP, Evans S Liow, menegaskan Pemprov menunggu petunjuk dari Mendagri.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondomabey membantah keras tudingan jika Pemprov Sulut sengaja memperhambat, menunda dan menghalangi pelantikan Bupati Talaud.

“Saya tidak pernah berniat apalagi melakukan upaya menunda-nunda atau menghalangi pelantikan tersebut.” tandas Olly kepada wartawan disela-sela menghadiri peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke -59 di lapangan Sparta Tikala.

Menurutnya, pelnatikan  Bupati dan Wabup terpilih Talaud  sepenuhnya kewenangan Menteri Dalam Negeri. (*)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top