Sulut

Menengok Ketersediaan Ruang Isolasi Covid-19 di Sulut

MANADO, SULUT – Jumlah kasus positif Covid-19 di Sulut makin bertambah. Pada Rabu (27/5/2020), dilaporkan ada penambahan 16 kasus baru, sehingga total berjumlah 281 kasus. Bagaimana ketersediaan ruang isolasi di tengah bertambahnya jumlah pasien ini?

“Awalnya kami menyiapkan 350 tempat tidur di ruang isolasi, tetapi saat ini kapasitas tersebut telah ditingkatkan menjadi total 428 tempat tidur,” ungkap Jubir Gugus Tugas Covid-19 dr Steaven Dandel, Rabu malam.

Dia mengungkapkan, untuk ruang isolasi ada 428 tempat tidur ruang isolasi, yang terisi sudah kurang lebih 70 persen.

“Artinya masih ada cadangan 30 persen,” ungkapnya.

BACA JUGA: Hasil Rapid Test Reaktif, 9 Pedagang Pasar Pinasungkulan Manado Dievakuasi

Dandel mengatakan, yang terpenting saat ini adalah menjaga agar ruang isolasi tidak sampai penuh serta mengatur flow atau pergerakan pasien.

“Hal ini agar bisa menjamin tersedianya fasilitas di ruang isolasi yang memadai,” ujarnya.

Sedangkan, untuk penambahan jumlah pasien positif Covid-19, dia mengatakan, mayoritas merupakan pasien yang naik status dari sebelumnya sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Mereka naik status setelah hasil swabnya positif Covid-19,” ujar Dandel.

Dari jumlah kasus sebanyak 281, 34 telah dinyatakan sembuh, dan 38 orang meninggal dunia. Sedangkan, pasien positif Covid-19 yang sampai saat ini dirawat berjumlah 209 orang.

BACA JUGA: Pandemi Covid-19 di Sulut Mulai Meluas ke Perbatasan RI-Filipina

Data 16 Kasus baru Positif Covid-19 di Sulut

Pasien 265: Perempuan berusia 81 tahun, asal Manado,  sebelumnya adalah PDP di salah satu Rumah Sakit.

266:  Laki-laki berusia 43 tahun, asal Manado, sebelumnya hasil rapid test reaktif dan dilakukan swab hasilnya positif.

267: Perempuan berusia 66 tahun, asal Manado, sebelumnya adalah PDP di salah satu Rumah Sakit.

268: Perempuan berusia 56 tahun, asal Manado, sebelumnya adalah PDP di salah satu Rumah Sakit.

269: Perempuan berusia 45, asal  Kabupaten Minahasa, sebelumnya adalah PDP di Rumah Sakit.

270: Perempuan berusia 66 tahun, tidak ada riwayat perjalanan, sebelumnya PDP yang dirawat di salah satu Rumah Sakit.

271: Laki-laki berusia 55 tahun, asal Kota Tomohon. Kontak Erat Risiko Tinggi (KERT) dari kasus 156.

Pasien 272: Perempuan berusia 62 tahun, asal Manado, sebelumnya adalah PDP yang dirawat di salah satu Rumah Sakit.

273: Laki-laki berusia 51 tahun, asal Kabupaten  Minahasa, sebelumnya adalah PDP yang dirawat di salah satu Rumah Sakit. Yang bersangkutan telah meninggal dunia pada 15 Mei 2020.

274: Perempuan berusia 48 tahun, asal Manado. Merupakan KERT dari kasus 74.

275: Laki-laki berusia 28 tahun, asal Manado.

276: Perempuan berusia 40 tahun, asal Manado.

277: Laki-laki berusia 55 tahun, asal Manado, sebelumnya adalah PDP yang sempat dirawat di salah satu Rumah Sakit. Yang bersangkutan sudah meninggal dunia tanggal 13 Mei 2020 dengan Pneumonia.

278: Laki-laki berusia 36 tahun, asal Kabupaten Minahasa Utara.

279: Laki-laki berusia 65 tahun, asal Minahasa Tenggara, yang bersangkutan telah meninggal dunia pada 17 Mei karena tumor paru.

280: Perempuan berusia 52 tahun, asal Manado, sebelumnya PDP di salah satu Rumah Sakit. Sudah meninggal dunia pada 17 Mei 2020 karena infeksi hepatitis.

Pasien 281: Perempuan berusia 56 tahun asal Manado, sebelumnya adalah PDP di Rumah Sakit.

(liputan6)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler Minggu Ini

To Top