Sulut

Proyek Perubahan Lahirkan Solusi Masalah Kelembagaan Desa di Bolmut

 

SULAWESION, BOLMUT – Guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi (Tupoksi) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan Proyek Perubahan Lahirkan Inovasi Tangani Masalah Kelembagaan Desa di Bolmut dan mengimplementasikan Permendagri Nomor 18 tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa serta Lembaga Adat Desa.

Maka, Pemerintah Kabupaten Bolmut memeberikan kesempatan untuk mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (Diklat PIM II) Angkatan XV Tahun 2019 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Jalan Balongsari Tama Surabaya.

Pada kesempatan itu, Kadis PMD Kabupaten Bolmut Fadly Tadjudin Usup, SE, MM, mengatakan, dalam melaksanakan tupoksi terdapat beberapa masalah dan kendala khususnya pembinaan kelembagaan desa.

“Kelemahan itu diantaranya lemahnya kinerja kelembagaan lokal desa yang ada di Kabupaten Bolmut,” sebutnya.

Dimana kata dia, penyebabnya, karena lembaga-lembaga tersebut banyak yang belum memahami tugas dan fungsinya sebagai anggota kelembagaan.

Selain itu, masalah lain juga di alami Pemerintah Desa yakni tata cara pengangkatan dan pemberhentian kelembagaan Desa.

“Maka, melalui proyek perubahan ini saya mencoba mengangkat atau mencari solusi dengan mengkonsultasi dan mengkoordinasikan dengan mentor dan coach,” katanya.

Adapun solusi dan strateginya dalam peningkatan kapasitas kelembagaan desa sebagai Mitra Pemerintah Desa melalui pembinaan berbasis Stackhoder.

“Solusi ini saya angkat dan sekaligus judul pada proyek perubahan, “Strategi Peningkatan Kinerja Kelembagaan Desa Sebagai Mitra Pemerintah Desa melalui Pembinaan Berbasis Koordinasi dengan Stackhoder,” ungkapnya.

Lanjut Fadly, untuk mencapai proyek perubahan itu, mengujikan melalui beberapa inovasi yang dapat memperkuat dan menjadi dasar proyek perubahannya.

“Melahirkan MoU dengan Pemerintah Daerah, tersusunnya Peraturan Bupati tentang Organisasi dan Tata Kerja Kelembagaan Desa dan tersusunnya SOP, serta tersusunnya Pembinaan Kelembagaan Desa,” pungkasnya.

Diketahui, proyek perubahan itu telah di paparkan dalam seminar Diklat PIM II di Jatim, pada Rabu (9/10/2019) beberapa hari lalu.

[Frans Ali]

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler Minggu Ini

To Top