MANADO,SULAWESION.COM-Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara dalam menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kehadirannya pada Rapat Kerja (Raker) Gubernur Sulawesi Utara bersama para bupati dan wali kota se-Sulut, Jumat (6/2/2026).
Raker yang dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, digelar di Wisma Negara Bumi Beringin. Forum ini menjadi ruang strategis untuk membahas program prioritas pemerintah daerah pada tahun anggaran 2026.
Salah satu isu krusial yang mengemuka dalam rapat adalah percepatan perbaikan jalan provinsi yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menekankan pentingnya penanganan cepat guna memastikan akses vital masyarakat tetap terjaga, terutama pada jalur utama yang menopang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Selain infrastruktur, sektor kesehatan juga menjadi perhatian serius. Seluruh kepala daerah diminta meningkatkan langkah antisipasi menghadapi musim hujan, khususnya terhadap potensi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) dan penyakit berbasis lingkungan lainnya.
Di bidang ekonomi, raker turut menyoroti pentingnya percepatan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sejak awal tahun. Langkah tersebut dinilai strategis untuk menjaga ritme pembangunan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli menyampaikan bahwa raker tersebut tidak hanya menjadi wadah koordinasi kebijakan, tetapi juga momentum mempererat sinergi antarkepala daerah di Sulawesi Utara.
“Selain mendengarkan arahan langsung dari Bapak Gubernur, kegiatan ini juga penting untuk memperkuat silaturahmi antara Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Sulut,” ujar Ronald Kandoli.
Sementara itu, dalam arahannya, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling mengingatkan seluruh kepala daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seiring tingginya curah hujan pada Februari. Daerah rawan longsor seperti Manado dan Tomohon, serta wilayah kepulauan, diminta segera menetapkan status siaga darurat.
Dengan kehadiran aktif dalam forum strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara menegaskan kesiapan untuk bergerak cepat, responsif, dan selaras dengan arah kebijakan pembangunan Sulawesi Utara ke depan.







