Hingga Malam Ini, BMKG Catat 813 Gempa Susulan Usai Gempa Bitung Kamis Lalu

Ilustrasi Gempa . Istockphoto/Petrovich9

SULUT,SULAWESION.COM– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Sabtu 4 April 2026 pukul 17.48 WIB telah terjadi 813 gempa bumi susulan usai gempa bumi yang terjadi di Bitung, Sulawesi Utara (Sulut).

Dengan jumlah gempa bumi susulan dirasakan mencapai 22 kali. Diketahui pada Kamis 2 April 2026 pukul 05.48.14 WIB wilayah Pantai Barat Daya Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara diguncang gempa tektonik.

Bacaan Lainnya

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M7,6. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,25° LU ; 126,27° BT.

Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 129 Km arah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara pada kedalaman 33 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi kerak bumi.

Grafik Gempa Bumi Susulan. (Dok BMKG)

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault ).

Pada saat itu berdasarkan hasil pemantauan tinggi muka air laut Tide Gauge tsunami telah terdeteksi di Halmahera Barat pada pukul 06:08 WIB dengan keitnggian 0.30 m, Bitung pada pukul 06:15 WIB dengan ketinggian 0.20 m.

Sidangoli pada pukul 06:16 WIB dengan ketinggian 0.35 m, Minahasa Utara pada pukul 06:18 WIB dengan ketinggian 0.75 m, Belang pada pukul 06:36 WIB dengan ketinggian 0.68 m

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan