Sulsel

Nama Pak Kapolda Sering Dipakai Minta Uang dan Proyek, Siapa Korbannya?

 

SULAWESION.COM, MAKASSAR – Nama besar Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Anton Charliyan sering dijadikan oknum tak bertanggungjawab untuk meminta uang dan proyek kepada pengusaha. Salah satu kasusnya baru-baru ini akun facebooknya diretas dan jadi alat pemerasan.

Melihat kondisi tersebut, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. F. Barung Mangera menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dengan oknum tidak bertanggung jawab yang mencatut nama Kapolda Sulsel.

Proses pencatutan nama biasanya menimpa pengusaha, oknum pejabat maupun masyarakat itu sendiri. Modusnya adalah meminta sejumlah uang atau proyek. Barung meminta jika ada yang mengaku Kapolda Sulsel, keluarga, rekan kerja maupun anggota Polda, harap segera melapor agar segera ditindaklanjuti.

“Siapa saja yang mengatasnamakan Kapolda Sulsel, keluarga, rekan kerja maupun anggota Polda untuk meminta uang maupun kemudahan-kemudahan diberbagai wilayah Sulsel agar segera laporkan ke Provos untuk diproses,” ujar Kabid Humas, Rabu (19/10/16) seperti dirilis Polda Sulsel.

Tidak hanya itu, Kabid Humas Polda Sulsel juga mengungkapkan jika ada yang melakukan pengurusan di internal polri dengan mencatut nama Kapolda Sulsel untuk segera ditangkap hari itu juga.

“Perintah Kapolda lakukan penangkapan hari itu juga, siapa saja masyarakat langsung tangkap, apalagi di Polri langsung dibawa ke Provos Polda untuk segera dilakukan pemeriksaan,” tuturnya.

Ia memastikan, bila ada masyarakat yang menghubungi kemudian mengatasnamakan keluarga maupun pejabat polisi untuk minta bantuan dana, itu penipu, jangan langsung percaya, kalau perlu datang atau konfirmasi langsung dengan pejabat yang namanya dicatut.

“Ditegaskan kepada seluruh masyarakat Sulsel maupun internal Polda Sulsel bahwa Kapolda Sulsel tidak pernah memerintahkan keluarga, kerabat maupun kolega berhubungan dengan hal-hal yang menyangkut tentang kemudahan apalagi menyangkut tentang finansial diwilayah Polda Sulsel termasuk internal Polri,” terangnya. (bob)

 

 

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler Minggu Ini

To Top