MITRA,SULAWESION.COM-Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara menggelar ibadah syukur memperingati satu tahun kepemimpinan Bupati Ronald Kandoli dan Wakil Bupati Fredy Tuda di Soekarno Legislative Hall, Ratahan, Jumat (20/2/2026).
Ibadah dipimpin Ketua BPMW Ratahan Pdt. Jus Julius Talumantak dan dihadiri langsung Bupati Ronald Kandoli bersama Ketua TP-PKK Stefa Kandoli Antou serta Wakil Bupati Fredy Tuda didampingi Wakil Ketua TP-PKK Sandra Tuda Kindangen.
Turut hadir anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Capt. Remly Kandoli, Ketua DPRD Mitra Sophia Antou, Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, Kajari Minahasa Selatan Albertus Ronni Santoso, perwakilan Dandim 1302 Minahasa, Sekretaris Daerah David Lalandos, para anggota DPRD Mitra, pejabat pemerintah daerah, camat, hukum tua, lurah, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Ronald Kandoli menyebut satu tahun kepemimpinan menjadi momentum meneguhkan komitmen perubahan pembangunan daerah. Ia memaparkan sejumlah indikator pembangunan tahun 2025 yang menunjukkan peningkatan.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari 73,68 pada 2024 menjadi 74,28 pada 2025. Angka kemiskinan turun 1,4 persen dari 11,72 persen menjadi 10,31 persen. Sementara Indeks Kualitas Lingkungan Hidup meningkat dari 66,12 persen menjadi 77,88 persen.
“Kami ingin pembangunan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi benar-benar berdampak pada kualitas hidup masyarakat,” kata Bupati.
Ia juga menyoroti program pengiriman calon pekerja migran Indonesia ke Jepang melalui skema Specified Skilled Workers (SSW) yang dibiayai APBD, serta peluncuran layanan darurat Call Center 112.
Di sektor infrastruktur, pemerintah daerah menuntaskan pelebaran jalan dan trotoar di ibu kota Ratahan, pembangunan ruas Belang–Moreah, serta akses Ratatotok–Tonsawang–Mundung.
Pada bidang kesehatan, RSUD Mitra Sehat kini berstatus rumah sakit tipe C sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan medis lebih lengkap tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Untuk mendukung program nasional, Pemkab Mitra mengoperasikan 10 dapur program Makan Bergizi Gratis, termasuk di wilayah terpencil seperti Wioi, Morea, dan Tonsawang.
Di bidang pendidikan, pemerintah daerah mengalihkan anggaran seremonial dan perjalanan dinas ke pembangunan fisik sekolah. Sebanyak 137 sekolah telah direnovasi maupun dibangun.
Dalam aspek tata kelola pemerintahan, Kabupaten Minahasa Tenggara menjadi satu-satunya kabupaten di Indonesia yang menerima penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai percontohan kabupaten antikorupsi. Daerah ini juga meraih peringkat pertama penilaian MCP KPK tingkat Sulawesi Utara, Paritrana Award, serta Universal Health Coverage kategori pratama.
“Kami berkomitmen melanjutkan pembangunan merata agar Minahasa Tenggara menjadi rumah yang aman, nyaman, dan penuh harapan,” ujar Bupati Ronald Kandoli.







