Sulawesion TV

[VIDEO] Harga Rumput Laut Anjlok, Petani ‘Curhat’ ke Bupati Andi Ibrahim Masdar

POLEWALI MANDAR, SULBAR – Sejumlah petani yang menggantungkan kehidupan mereka dari bertani rumput laut di Kampung Baru, Kelurahan Takatidung, Kecamatan Polewali mengeluhkan anjloknya harga rumput laut di pasaran.

Melihat kondisi ini, Bupati Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), Andi Ibrahim Masdar turun langsung melihat kondisi para petani rumput laut.

BACA JUGA: [VIDEO] Tingkatkan Keterampilan dan Kerja Siswa, Disdik Sulbar Resmikan Ruang BKK SMK Negeri Campalagian

Dalam kesempatan ini, Andi Ibarhim Masdar berinteraksi dengan ibu-ibu yang ikut membantu bekerja sebagai buruh pengikat rumput laut. Keluh kesah pun dilontarkan kepada orang nomor 1 di Polewali Mandar ini.

Saat ini aktifitas para petani rumput laut masih tetap berjalan meski harga anjlok hingga mencapai Rp3 Ribu perkilogramnya.

Namun kondisi ini dikhawatirkan tak akan bertahan lama dan sewaktu-waktu aktifitas pertanian rumput laut akan terhenti jika harga terus anjlok.

Salah satu buruh bernama Husnaini, yang mengaku telah lama bekerja sebagai buruh pengikat tali rumput laut mengakui, selama ini menjadi buruh pengikat rumput laut cukup membantu untuk membantu ekonomi keluarga.

Bahkan ibu Husnani ikut serta mengajak anaknya untuk membantu mengikat rumput laut sebagai penambah uang jajan sehari-hari, terlebih saat ini siswa diliburkan akibat pandemi Covid 19.

BACA JUGA: [VIDEO] Pabrik Pengolahan Getah Pinus Segera Rampung, Gubernur Sulbar: Terima Kasih Investor

Andi Ibrahim Masdar selaku bupati berharap kehidupan para petani rumput laut bisa tetap berjalan dan meminta pemeirntah pusat untuk menstabilkan kembali harga rumput laut.

Tak hanya mendengarkan keluh kesah para petani dan buruh rumput laut, Andi Ibrahim Masdar juga membagikan masker dan sarung tangan bagi para buruh.

Seperti diketahui, ratusan warga di wilayah pesisir pantai Polewali kebanyakan menggantungkan hidupnya dari bertani rumput laut selain nelayan.

Kedatangan Bupati Polewali Mandar ke tempat ini sendiri sudah kesekian kalinya. Terlebih lagi menurut Andi Ibrahimn Masdar, tempat ini merupakan salah satu tempat bermain di masa kecilnya dulu.

(red)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler Minggu Ini

To Top