Warna

Tipu Ratusan Orang, Pemilik Restoran Seafood Ini Dipenjara 1.446 Tahun

Ilustrasi

LAKUKAN penipuan pada konsumennya, dua orang pemilik restoran seafood di Thailand ini dijatuhi hukuman penjara selama 1.446 tahun. Begini kisahnya!

Sebuah restoran seafood di Thailand terlibat kasus penipuan. Restoran seafood itu dikenal dengan nama Laemgate Infinite yang merupakan milik Apichart Bowornbancharak dan Prapassorn Bowornbancha.

Untuk menarik perhatian calon pengunjung, pemilik restoran seafood itu memberikan tawaran menarik berupa voucher. Dengan menggunakan voucher tersebut, pengunjung akan mendapat hidangan seafood seharga 880 Baht atau setara dengan Rp 363 ribu.

Pemilik restoran menyebut bahwa hidangan seafood itu untuk porsi sebanyak 10 orang. Sejak pertama kali dijual ke, sudah ada 20 ribu orang yang membeli voucher dengan total penjualan mencapai 50 juta Bath atau sekitar Rp 22,7 triliun, lapor BBC (11/06).

BACA JUGA: Pacar yang Dinikahi Ternyata Laki-laki Juga, Pria Ini Lapor Polisi

Sayangnya, para pembeli voucher banyak yang mengeluh karena tidak kunjung bisa menikmati makanan di restoran seafood dengan alasan persediaan yang tidak memadai.

Para pembeli lantas dibuat murka ketika pihak dari restoran Laemgate Infinite mengumumkan bahwa mereka akan gulung tikar dan tidak lagi buka.

Pihak restoran mengatakan akan melakukan pengembalian uang, tetapi proses tersebut tidak berjalan dengan mulus. Sekitar 375 orang yang telah membeli voucher mengaku tidak mendapatkan pengembalian uang.

Para pembeli voucher yang terlanjur kesal lantas melaporkan restoran seafood tersebut ke pihak berwenang atas tuduhan penipuan. Akhirnya Apichart Bowornbancharak dan Prapassorn Bowornbancha pun dibekuk kepolisian.

BACA JUGA: Capek Nagih, Pria Ini Rela Lunaskan Utang Sebesar Rp16 Jutaan

Mereka terbukti melakukan penipuan kepada ratusan konsumen. PBS Thailand melaporkan bahwa restoran itu didenda Rp. 826 juta dan dua orang pemilik restoran seafood dijatuhi hukuman penjara 1.446 tahun.

Namun, karena kedua pelaku mengaku bersalah, pengadilan pun meringankan hukuman menjadi 723 tahun penjara.

Thailand memang dikenal sebagai negara yang memberikan hukuman panjang pada kasus penipuan. Pada 2017 lalu, pengadilan Thailand pernah menjatuhkan hukuman penjara lebih dari 13.000 tahun kepada penipu.

(detik)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler Minggu Ini

To Top