BANGKEP,SULAWESION.COM— Sejumlah Los Pasar di Desa Palam Kecamatan Tinangkung Utara yang sejak Tahun 2018 dibangun hingga saat ini belum difungsikan dan terkesan mubazir.
Pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) berkisar kurang lebih Rp800 juta tersebut, terlihat sudah mulai mengalami kerusakan karna tidak termanfaatkan.
Terkait hal itu, sulawesion.com mengkonfirmasi Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Banggai Kepulauan, melalui Kepala Bidang Perdagangan, Rikman Amolwan diruang kerjanya, Rabu (28/9/2022)
Menurutnya, sebagian pasar palam itu telah difungsikan dan pengelolaannya ke-Pemerintah Daerah. Ia tidak menampik terkait Los Pasar yang kondisinya mulai memprihatinkan karena tidak difungsikan.
“Untuk tahun ini melalui APBD ada empat pekerjaan Pasar yang dilaksanakan yaitu Pasar Kombutokan, Okumel, Tinangkung dan Lalengan,” tutupnya.
Samsir | Indra Sadli