Refleksi Kegiatan Hebat Disparpora Maros: 65 Event, Penghargaan Kemenparekraf dan UNESCO

Refleksi Kegiatan Hebat Disparpora Maros: 65 Event, Penghargaan Kemenparekraf dan UNESCO

MAROS,SULAWESION.COM- Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (disparpora) Kabupaten Maros menggelar refleksi prestasi luar biasa.

Bacaan Lainnya

Kepala Disparpora Maros, M. Ferdiansyah mengungkapkan, capaian yang diraih sepanjang tahun 2023 mencakup 65 event dan dua penghargaan bergengsi, yakni Penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (kemenparekraf) dan Penghargaan dari UNESCO.

Bidang Pariwisata:

Dalam sektor pariwisata, Kabupaten Maros menonjol dengan 56 Desa Wisata yang telah disahkan oleh Bapak Bupati Maros.

Terobosan tersebut membawa Desa Wisata Rammang Rammang ke peringkat 5 dalam Anugrah Desa Wisata Indonesia 2023.

Kolaborasi dengan Angkasa Pura 1 Makassar dan beberapa perguruan tinggi besar, serta digitalisasi pembayaran bersama Bank Indonesia, menandai langkah signifikan dalam pengembangan pariwisata.

Tidak hanya itu, kerjasama dengan Badan Pengelola Geopark Maros Pangkep telah mendorong pengakuan UNESCO terhadap Global Geopark Maros Pangkep dan Penetapan Cagar Biosfer Bantimurung Bulusaraung. Diharapkan pengakuan ini akan membantu mempromosikan Kabupaten Maros di tingkat internasional.

Bidang Ekraf:

Di bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf), Dinas ini aktif melibatkan diri dalam pelatihan ecoprint, pameran UMKM dan kriya, serta pembinaan UMKM pada kawasan kuliner malam PTB Maros.

Bidang Pemuda:

Dalam mendukung pemuda, Dinas ini menyalurkan dana hibah untuk pelajar dan mahasiswa, mengupdate data SIKMA, serta menginisiasi naskah akademik kepemudaan yang akan menghasilkan Perda Kepemudaan.

Bidang Olahraga:

Bidang olahraga mencakup sejumlah kegiatan termasuk motor cross, bulu tangkis, futsal, berkuda, sepeda wisata, dan lomba perahu hias. Kabupaten Maros juga berhasil menduduki peringkat 3 dalam kejuaraan pelajar tingkat provinsi Sulawesi Selatan.

Tantangan Tahun 2023:

Meskipun prestasi gemilang, Kabupaten Maros dihadapkan pada beberapa tantangan, termasuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengelola desa wisata, keterbatasan sarana dan prasarana olahraga, serta berbagai hambatan yang diupayakan untuk diselesaikan pada tahun-tahun mendatang.

Komitmen Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Maros terus memperkuat daya tarik dan kesejahteraan masyarakatnya, menciptakan fondasi yang kokoh untuk masa depan yang lebih baik.(*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *