Babak Baru Cuitan Wasil Asal Bolmut Soal Upeti: Respon PSSI Sulut, Hingga Dua Nama Yang Melaporkan

Ilustrasi Sepakbola. (AI/Chatgpt)

BOLMUT,SULAWESION.COM– Jelang pelaksanaan Bupati Cup Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) tahun 2026 dihebohkan dengan cuitan wasil asal Bolmut soal upeti.

Cuitan tersebut diunggah oleh Sain Mahmud pada Kamis 9 April 2026. Namun pada Jumat 10 April 2026 cuitan di Facebook telah hilang.

Bacaan Lainnya

Dirinya mempertanyakan soal penugasan perangkat pertandingan pada Bupati Cup tahun 2026 yang akan digelar di Kecamatan Pinogaluman. Bahkan dirinya mempertanyakan soal upeti pada setiap kunjungan ke Bolmut.

“Apakah karena saya tidak lagi setuju?,” tulis Sain dalam postingan media sosial Facebook dimana mendapat puluhan komentar sebelum dihapus.

Ketika dikonfirmasi, Sain menyebut dirinya tidak mendapat rekomendasi (penugasan) memimpin pertandingan dalam gelaran Bupati Cup tahun 2026.

Dalam cuitannya, ia juga menyampaikan dan berharap tidak ada oknum yang “mancari” akan mengatasnamakan Asprov (PSSI Sulut) pada gelaran Bupati Cup.

Bagaimana tanggapan PSSI Sulawesi Utara?

Plt Direktur bidang organisasi PSSI Sulawesi Utara Toni Ponongoa mengatakan terkait tidak adanya nama Sain dalam penugasaan pertandingan Bupati cup menyebut tidak ada masalah pribadi. Hanya saja soal keputusan organisasi.

Ponongoa, menyampaikan alasan mengapa nama Sain tidak ada karena mengkritik kepengurusan Pelaksana tugas (Plt) PSSI Sulut.

“Secara lisan dirinya menolak dan menyampaikan ke Fandi dan Ferdi Pontoh bahwa Plt PSSI Sulut tidak Sah. Dan itu mereka berdua sampaikan ke saya.”katanya sehingga ini membuat dirinya tidak mendapat surat penugasan.

Ia menambahkan Sain merupakan wasit C2 sehingga dia berada dibawah naungan PSSI Sulut.

Sementara itu, menurut ketua PSSI Bolmut Salmin Aku dirinya menyebut masalah ini tidak ada kaitannya dengan PSSI Bolmut. Ia juga menyampaikan dalam kepengurusannya, Sain masuk ke departemen perwasitan.

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan