‘Sihir’ Alfred di Perumda Air Minum Duasudara

Direktur Umum Perumda Air Minum Duasudara, Alfred Salindeho saat memastikan debit air. (Fto/Ist)

BITUNG, SULAWESION.COM
Kemarau panjang yang terjadi akibat fenomena El Nino membuat sebagian daerah di Indonesia kering kerontang. Fenomena itu kontras dengan Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Bacaan Lainnya

Direktur Umum Perumda Air Minum Duasudara, Alfred Salindeho memastikan, kebutuhan air bersih pelanggan masih aman selama musim kemarau tahun ini.

“Secara teknis operasional sistem pengolahan berjalan lancar. Kecuali, jika terjadi gangguan seperti adanya pipa bocor. Sehingga berdampak kepada pelayanan,” ujarnya, sembari mengatakan, setiap keluhan pelanggan langsung ditindaklanjuti.

Untuk menjaga pasokan air agar tetap aman, menurut Alfred, pihaknya melakukan pemeliharaan sistem pengolahan secara berkala. Seperti, perawatan pada pompa, pipa induk dan memanfaatkan bendungan di Karondoran yang sebelumnya sudah lama terbengkalai.

“Dari jauh hari kami sudah antisipasi dampak El Nino dengan memanfaatkan bendungan di Karondoran itu. Sehingga ini menjadi solusi untuk menjaga pasokan air bersih ke pelanggan di musim kemarau panjang,” katanya, Selasa (26/09/2023).

‘Sihir’ Alfred tidak hanya sampai disitu. Sejak mengemban jabatan yang ditinggalkan Dirut sebelumnya karena terlibat dalam kasus korupsi, Ketua Yayasan STBM Duasudara Bitung ini juga tak lagi menggunakan anggaran penyertaan modal pemerintah (PMP) untuk memaksimalkan pendapatan di perusahaan daerah yang dia pimpin.

“Untuk memaksimalkan pendapatan di Perumda Air Minum Duasudara, tidak perlu ada PMP. Tetapi, lebih kepada perubahan pelayanan kepada pelanggan. Nah, itu solusi yang kita lakukan. Tingkatkan pelayanan, sehingga deviden semakin baik,” tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *